Cara mengobati penyakit sifilis sembuh total

Pengobatan penyakit sifilis sembuh total

Terdapat banyak jenis obat untuk penyakit sifilis pada pria maupun wanita. Beberapa penderita bahkan ada yang melakukan pemesanan obat sifilis di apotik terdekat sebagai upaya penyembuhan. Namun hal tersebut tidak di sarankan jika tidak menggunakan resep dokter.

Kenapa harus dengan resep dokter ?

Obat sifilis tanpa resep dokter akan lebih berpotensi menyebabkan bakteri sifilis mengalami resistensi atau kebal terhadap pengobatan , sebab pemakaian obat antibiotik untuk sifilis umumnya mengandung zat aktif.

Bagi Anda yang memiliki alergi atau sensitif terhadap zat aktif, lebih di sarankan menggunakan obat herbal. Selain karena lebih mudah dan tidak menimbulkan efek samping, obat herbal khusus sifilis juga tergolong lebih ekonomis.

Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai cara mengobati penyakit sifilis sampai sembuh total dengan obat herbal atau obat antibiotik.

Pengobatan penyakit sifilis

Pengobatan penyakit sifilis

Penyakit sifilis

Penyakit sifilis merupakan infeksi menular seksual atau IMS yang banyak terjadi pada orang yang memiliki kegiatan seksual yang tinggi seperti kerap berganti-ganti pasangan seksual. Sehingga menimbulkan bakteri bernama treponema pallidum.

Penyakit sifilis  akan cepat menular pada seseorang apabila melakukan kontak langsung dengan bakteri yang bersifat motil tersebut, baik dengan melakukan hubungan seks atau dengan menyentuh luka pada penderita sifilis.

Perlu Anda ketahui bahwa bakteri sifilis dapat menyebar di dalam tubuh manusia melalui aliran darah sehingga menyebabkan tidak hanya menyerang alat kelamin saja, namun bagian tubuh lain juga dapat terkena bakteri treponema pallidum.

Bagian tubuh yang kerap terdapat bakteri sifilis ialah mata, tenggorokan, anus atau bagian luka lesi. Meskipun sangat jarang terjadi untuk penularan selain melalui kontak seks, namun hal tersebut masih perlu di waspadai.

Penderita sifilis pria atau wanita bisa saja terkena sifilis meskipun tidak melakukan hubungan seksual. Pada beberapa kasus, ada penderita sifilis yang terinfeksi akibat dari penggunaan alat medis yang tidak higienis yang digunakan bersamaan dengan penderita sifilis.

Apa sifilis bisa menular kepada bayi ?

Banyak orang menanyakan perihal penularan penyakit sifilis. Tidak hanya pada orang dewasa saja, bakteri sifilis juga dapat menyerang bayi yang baru lahir atau bayi yang masih dalam kandungan. Hal semacam itu dapat terjadi jika ibu yang mengandungnya telah positif menderita siflis.

Tanpa pengobatan, bayi yang masih dalam rahim wanita yang sedang mengandung akan mengalami beberapa gangguan seperti premature, cacat bayi atau bisa meninggal dunia.

Penularan penyakit sifilis

Banyak orang salah beranggapan mengenai cara penularan penyakit sifilis. Beberapa anggapan yang kerap salah ialah :

  • Menggunakan peralatan makanan yang sama dengan penderita sifilis.
  • Menggunakan kamar mandi yang sama dengan penderita sifilis.
  • Pemakaian toilet yang sama dengan penderita sifilis.

 

Perlu diketahui bahwa bakteri sifilis tidak dapat bertahan hidup lama di luar tubuh manusia, oleh karena itu sangat jarang seseorang yang terinfeksi penyakit sifilis melalui peralatan yang kerap digunakan sehari-hari.

Bagi Anda yang mempunyai pasangan seks yang menunjukan gejala awal penyakit sifilis, hindari kontak seks terlebih dahulu sampai dokter memeriksa dan dipastikan negative sifilis.

Gejala sifilis

Ada banyak gejala sifilis yang dapat dirasakan oleh penderita, baik ketika fase awal atau fase lanjut. Namun banyak pula orang yang menganggap penyakit gonore sebagai penyakit sifilis tanpa pemeriksaan terlebih dahulu.

Gejala penyakit sifilis cenderung menimbulkan luka pada area kelamin atau pada tubuh sedangkan pada gejala infeksi gonore ialah keluar nanah dari alat kelamin.

Perbedaan lain selain gejala pada penyakit sifilis dan gonore ialah bakteri. Bakteri penyebab sifilis bernama treponema pallidum dengan sifat motil sedangkan untuk infeksi gonore ialah neisseria G dengan sifat nonmotil.

Untuk lebih mudah, Anda dapat melihat gejala-gejala yang dapat dirasakan oleh penderita sifilis pria dan penderita sifilis wanita yang dibedakan berdasarkan fase.

Fase primer ( awal )

Fase primer atau fase awal pada gejala penyakit sifilis umumnya akan muncul pada 2-9 hari setelah melakukan aktifitas seks yang berpotensi. Pada fase tersebut akan muncul gejala seperti luka tunggal pada kelamin baik yang disertai dengan rasa sakit atau tidak terasa nyeri.

Tidak adanya rasa sakit pada luka menyebabkan sebagian penderita wanita tidak menyadari akan gejala awal yang muncul. Oleh sebab itu, penderita sifilis wanita cenderung terlambat dari melakukan pengobatan.

Selain itu, luka pada fase awal juga dapat sembuh dengan sendirinya. Namun tu bukan berarti penyakit telah sembuh, hal tersebut menandakan bahwa bakteri sedang menyebar di dalam tubuh dan akan menyebabkan gejala yang lebih parah di kemudian hari.

Fase sekunder

Fase lanjut atau fase sekunder merupakan fase dimana gejala akan muncul kembali dengan dsertai bintik pada tubuh, napsu makan berkurang, demam atau gangguan tenggorokan. Gejala-gejala tersebut bisa keluar secara bersamaan atau bisa juga hanya beberapa saja sebagai tanda tubuh sedang terkena bakteri.

Sama halnya seperti pada fase awal, pada fase sekunder penderita sangat berpotensi menularkan bakteri sifilis.

Masa inkubasi pada fase ini ialah 1-6 minggu setelah fase primer.

Fase laten

Jika penanganan pada fase-fase sebelumnya tidak manjur, penderita sifilis akan mengalami fase laten. Tidak akan banyak gejala yang muncul pada fase laten, hanya saja gejala akan kerap muncul dan sembuh dengan sendirinya yang kemudian menjadi fase paling berbahaya yaitu tersier.

Fase laten terjadi akibat dari bakteri sifilis yang sudah mengalami resistensi atau kebal terhadap obat.

Fase tersier

Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa sifilis fase tersier merupakan fase paling berbahaya. Penderita dapat mengalami gejala yang sangat serius seperti buta, lumpuh sampai pada kematian akibat komplikasi .

Fase tersier juga kerap mengundang bakteri serta virus berbahaya lain seperti gonore, HPV dan juga HIV. Maka dari itu, segera lakukan pengobatan penyakit sifilis dengan cepat.

Obat penyakit sifilis

Pengobatan penyakit sifilis pada pria maupun wanita memang tergolong sama. Cara mengobati penyakit sifilis tersebut bisa dengan menggunakan obat tradisioanl [enyakit sifilis yang sudah dikembangkan berbahan dasar herbal atau dengan menggunakan antibiotik untuk sifilis di apotik dengan resep dokter.

Pengobatan sifilis dengan disuntik juga dapat dilakukan jika penderita tidak takut dengan jarum suntik, namun pengobatan tersebut sangat di sarankan melalui dokter spesialis yang menangani penyakit alat kelamin.

Terdapat berbagai jenis obat yang diklasifikasikan berdasarkan bahan dasar yang digunakan yaitu obat antibiotik untuk sifilis dengan zat aktif atau obat sifilis alami menggunakan tanaman herbal pilihan. Masing-masing dari jenis pengobatan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Daftar obat penyakit sifilis

Berikut merupakan beberapa daftar obat penyakit sifilis yang banyak digunakan dalam penyembuhan infeksi menular seksual sifilis raja singa :

Obat antibiotik sifilis

Obat antibiotik sifilis merupakan jenis obat dengan kandungan zat aktif yang kerap digunakan sebagai penanganan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Namun jenis antibiotik tidak bisa digunakan untuk penanganan penyakit yang disebabkan oleh virus, salah satunya ialah seperti flu.

Pemakaian obat antibiotik sangat di sarankan melalui prosedurnya terutama dalam penyembuhan penyakit raja singa sifilis. Sebelum memberikan obat, umumnya dokter akan menanyakan gejala yang di rasakan.

Setelah menanyakan gejala yang dirasakan, baru akan dilakukan pemeriksaan pada tubuh penderita guna proses diagnosis.

Pemberian obat akan diberikan ketika jenis penyakit telah diketahui, baik dengan cara sistem injeksi atau dengan memberikan obat jenis kapsul atau pil.

Beberapa nama obat sifilis antibiotik yang sering digunakan dalam penanganan ialah :

  • Amoxicillin.
  • Ciprofloxacin.
  • Doxycycline.

 

Obat antibiotik tersebut adalah beberapa contoh saja, masih banyak yang belum disebutkan. Namun yang perlu untuk di ketahui ialah pada pemakaian obat sifilis tersebut memiliki efek samping :

  • Demam.
  • Pusing.
  • Muntah.
  • Gangguan pencernaan.
  • Muncul bintik merah pada kulit.

 

Beberapa penderita sifilis yang menggunakan pengobatan tersebut bahkan ada yang mengalami alergi atau pingsan. Maka dari itu, jika Anda hendak menggunakan obat tersebut, konsultasi dengan dokter.

Selain efek samping, hal yang perlu diketahui juga ialah obat dapat menyebabkan interaksi jika digunakan bersamaan dengan obat jenis lain. Sehingga menyebabkan salah satu obat tidak akan berfungsi.

Penggunaan pada kondisi penderita sifilis yang mengalami penyakit lain juga dapat mengakibatkan hal yang bisa membahayakan.

Obat sifilis alami

Pengobatan sifilis dengan cara mengobati sifilis sendiri menggunakan daun sirih atau bawang putih memang banyak dilakukan oleh penderita sifilis sebagai tindakan penanganan pendukung selain obat dari dokter. Namun hal demikian tidak di sarankan sebagai obat sifilis tunggal karena dapat menyebabkan bakteri menjadi resistensi.

Pengobatan sifilis dengan daun sirih atau bawang putih umumnya sebagai pengobatan pendukung saja, oleh karena itu, masih diperlukan obat khusus sebagai penanganan penyakit sifilis.

Bagaimana jika sudah melakukan pengobatan antibiotik menggunaka resep dokter namun tidak kunjung sembuh ?

Bagi Anda yang belum sembuh dengan pengobatan antibiotik di apotik atau dari dokter, Anda bisa mencoba obat khusus sifilis dengan alternative herbal. Pengobatan ini banyak diminati karena selain tidak menimbulkan efek samping, obat sifilis herbal tersebut juga lebih ekonomis.

Obat alternative herbal khusus sifilis merupakan hasil dari pengembangan pengobatan zaman dahulu dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini.

Dengan pemilihan bahan baik dan pengolahan sesuai prosedur akan menghasilkan obat sifilis herbal yang bisa membantu memenuhi zat yang di butuhkan tubuh untuk melakukan penanganan pada bakteri sifilis.

Obat gang jie dan pipeca

Dari bermacam-macam jenis obat herbal sifilis, Anda bisa menggunakan obat gang jie dan pipeca. Obat tersebut merupakan hasil dari perusahaan Denature Indonesia yang sudah memiliki izin edar dan juga sesuai dengan ketentuan dinas kesehatan terkait. Baca juga : Obat kencing nanah di apotik

Anda cukup dengan melakukan konsultasi dan melakukan pemesanan. Bagi Anda yang dekat dari kantor Denature, Anda dapat datang langsung untuk pemesanan atau konsultasi.

Sedangkan bagi Anda yang jauh dari alat kantor Denature, Anda bisa melakukan pemesanan dengan menggunakan jasa pengiriman kilat dengan memperhatikan rahasia privasi.

Segera lakukan penanganan pada gejala sipilis Anda dengan mengkonsumsi obat kencing nanah. Segera hubungi dokter spesialis terdekat atau dengan menghubungi kami :

Pelayanan Kesehatan Denature

Obat kencing nanah

Obat kencing nanah

Konsultasi dan Pelayanan
Bbm: D81D87B4
WA / Telp : 087719981639

Kontak bbm Denature

Kontak nomor Denature

Anda sedang mengalami gejala penyakit kencing nanah ? Sedang membutuhkan obat kencing nanah yang bagus dan tidak menimbulkan efek samping ?

Segera konsumsi Obat Gang jie & Pipeca

 

Obat Gang jie & Pipeca

 

Jangan tunggu penyakit Anda semakin bertambah parah !!!

Penderita gonore kencing nanah dapat menjadi komplikasi bakteri dan virus berbahaya seperti sipilis, HPV dan juga HIV / aids !!!

Selain datang langsung ke alamat kantor, kami juga melayani pemesanan menggunakan jasa pengiriman kilat :

  • JNE
  • Tiki
  • Pos Indonesia

 

Paket akan dikemas polos rapih, tidak nampak kiriman obat sehingga privasi terjaga. Beberapa nomor resi sebagai bukti pengiriman barang dapat Anda cek di

=> Klik untuk bukti pengiriman <=

Dengan melalui nomor resi, tracking perjalanan pengiriman dapat dipantau melalui situs resmi penyedia jasa pengiriman barang.

Alamat kantor :

Jl.Pahonjean perumnas cendana asri no.09 majenang-cilacap jawa tengah

Google Maps Alamat Denature

Google Maps Alamat Denature

Paket Fase awal
Rp 295.000
1 Botol gang jie ( 50 kapsul )
1 Botol pipeca ( 50 kapsul )
 
 
Paket Fase Lanjut
Rp 590.000
1 Botol gang jie ( 50 kapsul )
1 Botol gho siah ( 50 kapsul )
1 Botol Pipeca ( 50 kapsul )
1 Botol BD ( 50 kapsul )